1. Pemberian Terapi Antimikroba (Antimicrobial Therapy) (Sumber: Sanford Guide to Antimicrobial Therapy, 2024)
a. Antibiotik untuk infeksi bakteri
b. Antiviral untuk infeksi virus
c. Antijamur untuk infeksi jamur
d. Harus berdasarkan hasil kultur atau terapi empiris yang rasional
e. Prinsip 5T: Tepat Indikasi, Tepat Obat, Tepat Dosis, Tepat Cara Pemberian, Tepat Waktu
2. MOIST Wound Healing adalah konsep penyembuhan luka dengan menjaga kondisi luka tetap lembap (moist) — bukan kering seperti pendekatan tradisional. Tujuannya adalah mempercepat proses penyembuhan luka dan meminimalkan pembentukan jaringan parut.
Prinsip dasarnya:
ü Saat luka dijaga tetap lembap (dengan dressing/penutup yang sesuai), maka:
ü Sel-sel penyembuh (seperti fibroblas dan keratinosit) bisa bergerak lebih cepat.
ü Faktor pertumbuhan (growth factors) tetap aktif lebih lama di area luka.
ü Risiko infeksi berkurang (karena barier luka lebih terjaga).
ü Rasa sakit pasien lebih ringan (karena saraf tidak terpapar udara kering).
Komponen penting dalam MOIST wound healing:
ü Debridement → mengangkat jaringan mati.
ü Moist environment → menggunakan balutan lembap yang mempertahankan hidrasi luka.
ü Kontrol infeksi → menjaga supaya luka tetap bersih dari kontaminasi.
ü Kontrol edema → mencegah pembengkakan berlebihan.
ü Optimasi kondisi pasien → misal: kontrol gula darah, nutrisi baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar